Ada sebuah kalimat yang sering aku dengar di sekolah, yaitu bangsa yang hebat adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Awalnya kalimat itu hanya ku anggap sebagai angin lalu saja. Bukankah sebagai manusia kita seharusnya menatap masa depan? Tapi lama-kelamaan aku sadar bahwa dalam kalimat tersebut tersimpan makna yang dalam, yaitu sejarah dapat mengajari kita banyak hal dan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan kita.
Debat Parlemen Australasia
Bagi kamu yang pernah mengenal debat khususnya di SMK, pasti sudah sering mendengar jenis format debat yang satu ini. Dari tahun ke tahun, dalam kompetisi debat di LKS (Lomba Kompetisi Siswa) selalu menggunakan format debat ini. Sebenarnya sih, terdapat beberapa jenis format debat, seperti american style, british, dan lain-lain. Tetapi selama berkeliaran di dunia perdebatan sekolah, format debat inilah yang peling sering aku gunakan
. Sistem atau format debat ini sendiri diadopsi dari format debat yang ada di Parlemen Australia.
Debate Skill Untuk Pemula
Bergelut di dunia perdebatan membuat aku memiliki keberanian lebih dalam hal public speaking. Sudah 2 tahun lebih semenjak aku memasuki dunia SMA aku dikenalkan dengan “English Debating Championship” di berbagai ajang lomba. Bagiku debat adalah suatu hal yang menyenangkan dan penuh tantangan. Karena itu, ditulisan ini akan aku share beberapa pengalamanku dan rahasia-rahasia suksesku dalam berdebat-debat ria
.
Speech, Siapa Takut?
Ketika pertama kali diminta pembina OSIS SMP untuk mengikuti lomba English Speech Contest, aku sama sekali tidak mengerti apa yang harus aku persiapkan. Tadinya aku fikir, teks pidato dan menghafal saja sudah cukup, tapi ternyata tidak! Banyak hal yang harus dikuasai untuk menjadi speaker yang baik. Bukan modal bacaan, hafalan, apalagi modal kecantikan
, tetapi modal yang harus kita persiapkan pertama kali adalah mental kita sendiri. Dalam hal public speaking, yang harus kita taklukan bukanlah materi yang kita sampaikan, melainkan para audience supaya tertarik dengan pidato kita. Jangan sampai gugup, takut, apalagi ribut ketika berbicara di depan, anggaplah kita sedang bercerita, berdiskusi dan saling berbagi inspirasi
Sukses Pidato dengan 3 V
Setelah hampir 4 tahun berkelana dalam dunia pidato sekolah, aku masih belum mengerti betul tentang kiat-kiat khusus dalam berpidato. Akhirnya sembari blog walking kesana kesini, aku menemukan sebuah artikel dalam blog Pak Ronny tentang kiat-kiat sukses dalam marketing. Salah satunya adalah mengenai 3 V, yaitu Verbal, Vokal dan Visual. Meski pembahasannya tentang kiat-kiat dalam pemasaran, tapi tips-tips ini juga sangat bermanfaat bagi speaker-speaker pemula seperti kita
.









