<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lutviah.Net &#187; Psikologi</title>
	<atom:link href="http://lutviah.net/tag/psikologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lutviah.net</link>
	<description>Catatan Kecil Tentang Komunikasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2010 03:59:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Psikologi dan Komunikasi</title>
		<link>http://lutviah.net/2010/02/28/psikologi-dan-komunikasi/</link>
		<comments>http://lutviah.net/2010/02/28/psikologi-dan-komunikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 10:40:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>via</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lutviah.net/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[
Psikologi dan komunikasi sebenarnya merupakan dua kajian ilmu yang berbeda. Psikologi mempelajari tentang karakteristik dan kejiwaan manusia, sedangkan komunikasi mempelajari proses penyampaian informasi antar manusia. Baik mahasiswa psikologi maupun komunikasi pasti mendapatkan mata kuliah psikologi komunikasi, terutama pada semester-semester awal. Ada hubungan apa diantara psikologi dan komunikasi? Mengapa kedua ilmu tersebut selalu dikaitkan? Ikuti terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><a href="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2010/02/2.png"><img class="alignright size-medium wp-image-322" title="psikologi komunikasi" src="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2010/02/2-300x225.png" alt="" width="216" height="162" /></a>Psikologi dan komunikasi sebenarnya merupakan dua kajian ilmu yang berbeda. Psikologi mempelajari tentang karakteristik dan kejiwaan manusia, sedangkan komunikasi mempelajari proses penyampaian informasi antar manusia. Baik mahasiswa psikologi maupun komunikasi pasti mendapatkan mata kuliah psikologi komunikasi, terutama pada semester-semester awal. Ada hubungan apa diantara psikologi dan komunikasi? Mengapa kedua ilmu tersebut selalu dikaitkan? Ikuti terus tulisan ini <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-323"></span>Percaya atau tidak, ilmu komunikasi sebenarnya dikembangkan oleh para ahli psikologi. Kurt Lewin, Paul Lazarsfeld, dan Carl I. Hovland merupakan para ahli psikologi yang kemudian mengembangkan ilmu komunikasi. Tak heran kan jika banyak definisi-definisi komunikasi yang terpengaruhi oleh unsur psikologi. Misalnya definisi Hovland, Janis, dan Kelly yang menyebutkan bahwa “Komunikasi ada sebuah proses dimana seseorang mengirimkan pesan (biasanya ucapan) untuk merubah kebiasaan orang lain (pendengar)”. Dengan kata lain, komunikasi dapat merubah karakteristik, <span> </span>kebiasaan, kejiwaan, bahkan perasaan orang lain lho <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal">Pernah dengar kalimat ini, psikologi mempengaruhi komunikasi dan komunikasi mempengaruhi psikologi? Kalimat tersebut pasti udah ga asing lagi di telinga para mahasiswa komunikasi dan psikologi. <em>Well</em>, kita baha satu-satu ya <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p class="MsoNormal">Psikologi mempengaruhi komunikasi tentunya dapat kita pahami dengan mudah. Kondisi seseorang yang sedang senang, sedih, atau marah pastinya akan mempengaruhi tindakan komunikasinya. Gak mungkin kan orang yang sedang marah bisa tersenyum bahagia apalagi tertawa gembira, nanti malah disebut orang gila <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Begitu juga dengan orang yang cenderung pendiam, pemarah, atau cerewet, kegiatan komunikasinya pasti berbeda-beda. Orang yang pendiam akan cenderung menutup diri dan jarang berbicara, orang pemarah akan terkesan ketus saat berbicara, dan orang yang cerewet akan senang berbicara<span> </span>tentang apapun, kapanpun, kepada siapapun, bahkan tentang hal yang gak penting sekalipun <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
<p class="MsoNormal">Komunikasi mempengaruhi psikologi dapat kita lihat pada kasus Genie di California pada tahun 1970. Sejak kecil, Genie hampir tidak pernah berkomunikasi. Sepanjang hari ia diikat oleh ayahnya di sebuah kursi dan tidak pernah diajak berbicara. Tiap kali Genie menangis, maka si ayah akan memukulinya. Sepanjang hidup, Genie hampir tidak pernah berbicara dan mendengar orang lain bercakap-cakap. Jangankan untuk mengutarakan perasaan, untuk mengerti perkataan orang lainpun ia tidak mampu. Akibatnya Genie tumbuh menjadi seseorang yang autis dan mengalami gangguan kejiwaan. Dari kasus Genie dapat kita lihat, bahwa komunikasi adalah sesuatu yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian manusia. Baik ataupun buruk komunikasi yang dilakukan seseorang akan mempengaruhi sisi psikologisnya.</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang terlihat kan hubungan antara komunikasi dengan psikologi? Kedua bidang ilmu tersebut saling mempengaruhi satu sama lain. Karakter kita akan mempengaruhi kegiatan komunikasi yang kita lakukan, begitu juga sebaliknya. Jadi, yuk kita berkomunikasi! Katakan perasaanmu dan bentuk kepribadianmu <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lutviah.net/2010/02/28/psikologi-dan-komunikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
