<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lutviah.Net &#187; Education</title>
	<atom:link href="http://lutviah.net/tag/education/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lutviah.net</link>
	<description>Catatan Kecil Tentang Komunikasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2010 03:59:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengkritisi Budaya Belajar Kita</title>
		<link>http://lutviah.net/2008/09/05/mengkritisi-budaya-belajar-kita/</link>
		<comments>http://lutviah.net/2008/09/05/mengkritisi-budaya-belajar-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 04:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>via</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lutviah.net/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini aku tulis setelah berdiskusi dengan beberapa rekan kantorku di tempat aku magang. Tadinya sih, kami hanya saling bercerita tentang pengalaman-pengalaman kami ketika di sekolah.
Tapi lama-lama, diskusi kami berlanjut tentang cara belajar dan diajar kami ketika menimba ilmu selama bertahun-tahun di bangku sekolah.Tulisan ini aku buat bukan semata-mata karena cara belajarku sudah bagus dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" title="Study" src="http://catatanvia.files.wordpress.com/2008/09/10096901.jpg" alt="" width="202" height="183" />Artikel ini aku tulis setelah berdiskusi dengan beberapa rekan kantorku di tempat aku magang. Tadinya sih, kami hanya saling bercerita tentang pengalaman-pengalaman kami ketika di sekolah.</p>
<p>Tapi lama-lama, diskusi kami berlanjut tentang cara belajar dan diajar kami ketika menimba ilmu selama bertahun-tahun di bangku sekolah.Tulisan ini aku buat bukan semata-mata karena cara belajarku sudah bagus dan patut diteladani. Sama sekali bukan. Tulisan ini hanya sebagai bukti kesadaranku bahwa proses belajar yang sudah 11 tahun aku jalani ini sering kali sia-sia.</p>
<p><span id="more-3"></span></p>
<p>Sudah berapa bidang study yang kita pelajari? Matematika, Bahasa, IPA, IPS, dan beberapa mata pelajaran lain yang mungkin sudah kita lupa materinya apa. Sering kali, ketika kita belajar di sekolah, niatan kita hanya untuk mendapatkan nilai yang baik dan bisa lulus sekolah dengan hasil yang membanggakan. Karena itulah, banyak siswa-siswi yang menyontek ketika ujian dilaksanakan. Kita tidak pernah berfikir “Untuk apa ya saya belajar ini…?”, “Apa yang akan saya hasilkan jika mempelajari ini..?”, ”Dalam hal apa saya bisa mempraktekannya…?”, “Kelak saya bisa jadi apa kalau belajar ini…?”. Pernahkah anda memikirkannya? Jika pernah, sungguh saya ingin belajar dari anda!!</p>
<p>Memang sih, ada beberapa orang yang juga pernah memikirkannya. Tapi hanya sebatas berfikir, tanpa ada realisasi yang jelas. Sering kali kita hanya sekedar berfikir dan menyimpan pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam hati saja. Karena itu, jadilah masyarakat kita seperti sekarang ini. Orang-orang yang hanya belajar untuk mendapatkan gelar akademis, pekerjaan yang layak serta kebebasan financial dengan cara yang instan. Sehingga pelajar-pelajarpun terinfeksi oleh budaya semacam ini. Aksi contek-mencontek yang semakin marak, pembocoran soal ujian, dan hal-hal jelek lainnya.</p>
<p>Misalnya saja, suatu ketika temanku pernah bertanya pada guru matematika yang sedang mengajar dikelas. Saat itu materi yang sedang dibahas adalah persamaan dan pertidaksamaan linear. Ketika session pertanyaan, temanku bertanya “Di kehidupan sehari-hari persamaan linear itu kita aplikasikan dimana ya bu?”, dan guruku menjawab, “Kalian cari saja di buku, dimana saja biasanya persamaan linear itu diaplikasikan”. Gubrakkkk !! Aku tidak tahu apa maksud dari jawaban guruku itu. Entah itu karena dia ingin siswa-siswinya belajar mandiri atau memang karena dia tidak tahu. Yang jelas, saat itu aku dan temanku mencarinya dalam buku-buku matematika yang kami pelajari. Tapi pertanyaan kami sama sekali tidak ada yang membahas. Yang ada hanya pembahasan rumus dan contoh-contoh soal. Lalu siapa yang mesti kami pintai jawab?</p>
<p>Setelah kejadian itu, aku jadi semakin mengerti bahwa budaya semacam itu bukan hanya menginfeksi para pelajar saja, tapi guru-gurunya juga. Murid-murid belajar hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus, dan guru mengajar hanya untuk mendapatkan gaji dari pemerintah. Tidak ada lagi rasa ingin tahu dan kritisasi akan ilmu.</p>
<p>Kita terus berdoa dan berusaha, semoga budaya-budaya seperti ini akan segera lenyap dari dunia pendidikan Indonesia. Kalo tetep kaya gini, apa kata dunia??</p>
<p>Bravo Education, Bravo Indonesia!! <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lutviah.net/2008/09/05/mengkritisi-budaya-belajar-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LKS SMK 2008</title>
		<link>http://lutviah.net/2008/06/06/lks-smk-2008/</link>
		<comments>http://lutviah.net/2008/06/06/lks-smk-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 05:05:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>via</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[LKS]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[SMK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lutviah.net/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 15-18 Mei 2008 kemarin, aku beserta para rombongan mengikuti LKS (Lomba Kompetensi Siswa) Tingkat Prov. Banten yang diselenggarakan di Kota Serang. Semangat, gugup, haru, dan berbagai perasaan timbul mengiringi keberangkatan kami siang itu. Berkumpul di SMK N 1 Rangkasbitung, para peserta lomba se-Kab. Lebak berangkat menuju Kota Serang dengan angkutan yang telah disediakan. Ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2008/09/sok-owyeh065.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-48" title="sok-owyeh065" src="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2008/09/sok-owyeh065-300x225.jpg" alt="" width="270" height="203" /></a>Tanggal 15-18 Mei 2008 kemarin, aku beserta para rombongan mengikuti LKS (Lomba Kompetensi Siswa) Tingkat Prov. Banten yang diselenggarakan di Kota Serang. Semangat, gugup, haru, dan berbagai perasaan timbul mengiringi keberangkatan kami siang itu. Berkumpul di SMK N 1 Rangkasbitung, para peserta lomba se-Kab. Lebak berangkat menuju Kota Serang dengan angkutan yang telah disediakan. Ada yang naik bus, mobil sekolah, dan mobil guru.</p>
<p>Oia, bagi yang belum tahu, LKS sendiri adalah sebuah kompetisi yang diadakan oleh Dikmenjur yang diperuntukkan kepada siswa-siswi SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) untuk saling berkompetisi dalam 22 mata lomba. Misalnya Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Web Design, Olahraga, dan lain-lain. Dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional.</p>
<p>Sesampainya disana, kami mengisi absen peserta dan langsung menuju penginapan masing-masing (karena hari itu sudah mulai maghrib). Kebetulan aku bersama beberapa tim lain dan rombongan dari Kab. Pandeglang menginap di hotel Pangestu depan Kapolres Serang (<span style="text-decoration: line-through;">Gak mau lagi deh nginep disitu, berisik banget!!</span> <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  )</p>
<p><span id="more-47"></span></p>
<p>15 Mei 2008. Kompetisi dimulai. Setelah upacara pembukaan, yang waktunya ngaret dari jadwal (Biasalah Indonesia), seluruh peserta bersiap2 untuk mengikuti babak penyisihan. Deg-degan, takut, dan minder menyelusup pada benak para peserta, khususnya aku.</p>
<p>Oia, ditulisan ini, mungkin aku hanya akan menceritakan lebih tentang kegiatan lomba English Debate, karena hanya mata lomba itulah yang aku ikuti sampai akhir. Meskipun saat itu sudah kedua kalinya aku ikut, tetap saja perasaan gugup menyelimutiku bersama partner timku yang lain. Untuk LKS tahun ini, aku, Mulyana, T Neni, dan Heru mewakili Kab. Lebak pada mata lomba English Debate.<a href="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2008/09/sok-owyeh066.jpg"><img class="size-medium wp-image-52 alignright" title="sok-owyeh066" src="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2008/09/sok-owyeh066-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Di penyisihan pertama, timku berhadapan dengan tim Kota Tangerang. Sekedar Nostalgia saja, tim debat Kota Tangerang adalah juara 1 English Debate tahun 2007 kemarin, awal yang indah kan?  <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Tapi juri berkata lain, setelah sekitar 2 jam bertarung, akhirnya timku berhasil menang dengan margin tipis.</p>
<p>Pertarungan tak hanya sampai disitu. Kami harus melawan 1 tim lagi untuk mendapatkan tiket masuk ke semi final, dan saat itu kami bertemu Cilegon! Untuk pertama kalinya kami berhadapan dengan tim dari Kota baja ini. Di sore yang menjelang maghrib, kami dituntut untuk saling beradu argumentasi, saling mencari kesalahan dan menjatuhkan lawan (J<span style="text-decoration: line-through;">ahat banget yah? Itulah debat!</span> <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  ). Tim yang sama-sama ngotot, plus motion yang belum begitu kami kuasai menambah keseruan dalam debat sore itu. <span style="text-decoration: line-through;">Cape banget deh, mana belum mandi</span>…<span style="text-decoration: line-through;">ups</span>… <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Akhirnya, keputusan juri datang juga…eng…ing…eng…timku masuk semi final! Alhamdulillah… <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Di sela-sela kesibukan lomba dan nyari bahan debat, aku beserta teman-teman yang lain juga ikut melihat lomba-lomba lain yang diadakan, khususnya olahraga. Basket dan volley juga seru banget tuh buat ditonton (<span style="text-decoration: line-through;">apalagi kalo dari kabupaten sendiri,hihi</span> <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  ). Sorak-sorai penonton dan suara peluit wasit ikut meramaikan kegiatan hari itu. Pokoknya, seru deh! <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Di semi final, timku juga harus berjuang untuk bisa masuk final, setidaknya tidak boleh turun dari prestasi tahun kemarin. Lawan terberat kami saat itu adalah Kab. Tangerang. Karena selain pemegang juara 3 English Debate tahun kemarin, orang-orangnya juga masih sama. Jadi, waspadalah…waspadalah!!</p>
<p>Doa kami terkabul, setelah berhasil menyingkirkan (<span style="text-decoration: line-through;">ganas banget ya bahasanya</span>) Kab. Pandeglang di semi final, timku berhak maju ke babak final melawan Kab. Tangerang. Gugup, takut, dan segala macam perasaan aneh hinggap dihatiku. Secara besok babak final, aku beserta partnerku yang lain latihan pada malam harinya. Kami membahas motion yang mungkin keluar besok, dan mempersiapkan mental…</p>
<p><a href="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2008/09/sok-owyeh012.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-51" title="sok-owyeh012" src="http://lutviah.net/wp-content/uploads/2008/09/sok-owyeh012-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>The last day, May 18th 2008. Di pagi hari yang cerah, adalah saatnya pembuktian siapa yang terbaik. Menjelang upacara penutupan, <span style="text-decoration: line-through;">panggung sandiwara</span>..<span style="text-decoration: line-through;">eh</span>..panggung acara bukan hanya disiapkan untuk penutupan acara saja, tapi juga untuk babak final English Debate. Bayangkan, kami harus berdebat-debat ria dihadapan berpuluh-puluh mata. Suara kami didengar, tatapan mata kami dipandang, dan argumentasi kamipun dinilai. Apalagi, saat itu akulah yang menjadi first speaker dari affirmative team, jadi pembuka acara deh.. <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dengan Bismillah, pagi itu kami berdebat mengenai Porn Site. Suara MC, argumentasi dari tiap pembicara dan tepuk tangan riuh dari penonton mengisi suasana pagi itu. Dan akhirnya, setelah berdag-dig-dug ria, babak final selesai dengan silent adjudication dari para juri.</p>
<p>Upacara penutupan digelar, berbagai hiburan dan sambutan-sambutan ikut memeriahkan acara. Akhirnya, pengumuman hasil perlombaan dibacakan. Ada tepuk tangan riuh untuk setiap juara, termasuk timku. Alhamdulillah, timku berhasil memenangkan lomba English Debate sebagai juara pertama. Alhamdulillahirabbil &#8216;alamin… <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah semua pemenang lomba dibacakan, terpilihlah Kota tangerang sebagai juara umum pertama karena meraih medali paling banyak. Berikut urutannya:</p>
<p>1. Kota Tangerang<br />
2. Kota Serang<br />
3. Kabupaten Tangerang<br />
4. Kota Cilegon<br />
5. Kabupaten Lebak<br />
6. Kabupaten Pandeglang<br />
7. kabupaten Serang</p>
<p>Prestasi kabupatenku menurun 3 peringkat dari tahun kemarin. Mungkin karena persiapan para peserta yang kurang matang. Semoga ditahun-tahun berikutnya akan lebih baik lagi disertai dengan dukungan yang lebih dari banyak pihak. Chayo Lebak !! <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Segala puji bagi Allah yang telah memberiku kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini. Semoga kompetisi-kompetisi ini akan tetap exist, sehingga pelajar-pelajar SMK dapat lebih termotivasi untuk belajar dan siap memasuki pasar kerja. Semoga LKS 2009 tahun depan di Kota Tangerang akan lebih menarik lagi.</p>
<p>Bravo SMK !!! <img src='http://lutviah.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lutviah.net/2008/06/06/lks-smk-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
