Aku benar-benar menangis. Setelah terpana dengan buku Aku Terlahir 500Gr dan Buta karya Miyuki Inoue, hari ini aku membaca buku karangan ibunya yang menceritakan perjuangan hidupnya dalam membesarkan dan mendidik Miyuki. Aku Terlahir 500Gr dan Buta adalah buku yang menjawab semua kisah yang Miyuki ceritakan dalam bukunya terdahulu. Jika di buku Miyuki kita menyaksikan lika liku kehidupannya yang penuh perjuangan untuk bisa tetap hidup, maka di buku ini kita menyaksikan bagaimana kasih sayang tulus mengalir dari seorang ibu, baik dalam bentuk pelukan, ciuman, maupun omelan. Kedua buku itu memperlihatkan kolaborasi indah antara kasih sayang seorang ibu dan anaknya.Perjalanan Rangkasbitung- Jakarta benar-benar tak terasa dengan membaca halaman demi halaman buku ini. Tak terasa, aku sering kali menangis, tertawa, dan merenung ketika membacanya. Tanpa kusadari, ternyata banyak yang memperhatikan
mungkin mereka aneh karena aku menangis, tertawa, lalu senyum-senyum sendiri. Jangan-jangan mereka menyangka aku gila, amnesia, atau insomnia
. Ah, tapi aku tak peduli, yang penting buku ini harus selesai kubaca, harus ada sesuatu yang aku dapat, dan akan aku tulis disini.
September 11th, 2010







