Membaca bagi sebagian orang mungkin adalah sesuatu yang membosankan dan menjemukan. Sama dengan fikiranku sebelum membaca buku ini, “Mengikat Makna” buah karya penulis terkenal Hernowo. Buku ini secara langsung menyadarkan kita akan makna membaca. Tak hanya itu, Hernowo juga mengajarkan kita untuk mengikat ilmu yang kita dapat dengan menuliskannya. Sebuah kolaborasi yang tidak pernah aku fikirkan sebelumnya. Membaca dan menulis yang mungkin bagi sebagian orang apalagi pelajar mungkin adalah suatu hal yang biasa. Membuat karangan, membaca buku pelajaran, membaca novel atau teenlit, berlalu begitu saja tanpa manfaat yang dapat kita raih. Buku bagi sebagian orang hanyalah sebuah bacaan yang monoton dan tidak mengandung makna. Begitu juga bagiku, bahkan aku pernah berfikir, daripada membeli sebuah buku dan membacanya, lebih baik dipake shopping (biasalah anak muda
) Tapi buku ini sekali lagi meruntuhkan semua pendapat itu.Ada sebuah kalimat dalam buku ini yang sebenarnya kita tahu tapi tak pernah kita renungkan “BUKU ADALAH HARTA KARUN ILMU”. Semua orang pasti pernah mendengar kalimat itu, tapi apakah pernah kita merenungkannya? Bukankah seseorang yang mendapatkan banyak harta karun akan menjadi kaya? Begitu juga dengan membaca. ketika kita mulai membaca banyak buku, itu berarti kita telah banyak menemukan harta karun. Dengan membaca, kita bisa berkenalan dengan Albert Einsten, mengetahui riwayat hidupnya, dan mempelajari ilmu-ilmunya. Dengan membaca, kita bisa masuk ke zaman perang dunia, merasakan ketegangan yang terjadi, dentuman bom atom dan kekacauan yang terjadi sepanjang kota Hiroshima dan Nagasaki. Dengan membaca, kita dapat berkeliling dunia. Kita dapat mengetahui berbagai daerah, beserta adat istiadatnya. (Asyik kan?). Begitu banyak jenis ilmu yang bisa kita dapatkan dari sebuah buku. Karena itu, Banyaklah membaca, dan bersiaplah menjadi orang kaya!!
January 12th, 2010







