December 18th, 2010

Asyiknya Youth Camp bareng ARI

by via

Tanggal 13-17 Desember 2010 kemarin, aku bersama 18 teman lain berkesempatan untuk mengikuti Youth Camp yang diselenggarakan oleh ARI (Aliansi Remaja Independen). Acara ini diadakan dalam rangka memperingati International Youth Day tanggal 12 Agustus yang bertempat di Hotel and Cottage Sawangan Depok.

Bagi yang belum tahu, ARI adalah organisasi yang mengkoordinasi pergerakan dan inisiatif remaja di tingkat nasional untuk memperjuangkan hak seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja. ARI juga telah mempunyai 30 focal point yang tersebar di 10 wilayah Indonesia loh, diantaranya Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Sulawesi Utara, dan Papua. Motto ARI adalah, dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja.

Acara youth camp ini merupakan acara kedua dari rangkaian kegiatan International Youth Day. Sebelumnya, ARI telah mengadakan e-course yang diikuti oleh 60 peserta dari berbagai universitas pada tanggal 10-23 Agustus 2010. Peserta e-course sendiri merupakan hasil seleksi dari 200 orang yang mendaftar. Dalam e-course tersebut, kami membahas berbagai macam isu tentang remaja, seperti feminisme, love and lust, gender, perjanjian global, dan lain-lain. E-coursenya seru lho, disana kami bisa saling berdiskusi dan sharing informasi.

Dari 60 peserta yang mengikuti e-course, tepilihlah 12 orang peserta yang berhak mengikuti rangkaian acara IYD selanjutnya. Peserta youth camp bukan hanya peserta dari e-course saja, ada juga 7 peserta lain yang mewakili lembaga-lembaga. Meski acaranya hanya lima hari, youth camp ini memberikan banyak pengalaman baru yang  fun dan unpredictable.


Bagaimana tidak, disana aku bisa bertemu dan bersosialisasi dengan teman-teman yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Ada teman-teman dari LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender), IPNU (Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama), JOTHI (Jaringan Orang Terinfeksi HIV/AIDS), dan teman-teman lain dari berbagai kota dan universitas.

Selama lima hari tersebut, kami dibekali dengan berbagai materi tentang understanding youth diversity, youth involvement, youth adult partnership, advocacy, dan writing skills. Penyampai materinya juga asik, ada Kak Rachel, Kak Love, Kak Fita, dan lain-lain. Tak hanya itu, kami juga diajak field visit ke berbagai lembaga seperti UNFPA, KPAN, BKKBN, PMI, CMM, dan BPMPKB. It was so fun! Berbaur bersama orang-orang yang sangat berbeda, sharing ilmu dan pengalaman, juga membuat action plan untuk program-program remaja.

Dari kegiatan Youth Camp tersebut, kami menghasilkan 3 action plan yang secepatnya akan direalisasikan. Pertama, pembangunan komunitas dengan media online untuk menjaring remaja-remaja lainnya. Kedua, penggalangan dana yang akan digunakan untuk membantu teman-teman remaja lain yang kekurangan. Ketiga, acara eksibisi cinta untuk remaja, yaitu campaign unity in diversity yang insya allah akan diadakan pada bulan Februari mendatang. Mohon doa dan dukungannya ya, semoga kegiatannya dapat segera terealisasi. Salam remaja!

December 11th, 2010

Bismillah, Ini tentang Cinta

by via

Ini adalah novel paling tebal yang pernah aku baca. Jumlah halamannya sekitar 455 halaman. Namun begitu, novel ini sama sekali tidak membuat para pembacanya jenuh untuk membaca halaman demi halaman cerita dalam novel ini. Bahkan membuat aku penasaran dan sulit berhenti, kecuali jika ada hal yang penting.Novel ini bercerita tentang seorang murid SMA bernama Haydar beserta 2 orang gadis yang kemudian menjadi takdirnya, Salma dan Lexa. Sebuah cinta segitiga yang dialami anak-anak remaja namun berakhir dengan indah.

read more »

December 11th, 2010

Entrok, Sebuah Permulaan

by via

Apa yang saya rasakan ketika membaca novel karya Okky Madasari ini adalah perasaan ingin meledak. Bagaimana tidak, hati saya teriris ketika menyaksikan kekejaman pemerintah mengebiri kehidupan rakyat, hati saya muak melihat para penjilat yang tega memfitnah seseorang yang tidak bersalah, hati saya menangis menyaksikan betapa tidak harmonisnya kehidupan keluarga. Sungguh, novel Entrok berhasil mengaduk-ngaduk perasaan saya.
read more »

November 11th, 2010

Debat Parlemen Australasia

by via

Bagi kamu yang pernah mengenal debat khususnya di SMK, pasti sudah sering mendengar jenis format debat yang satu ini. Dari tahun ke tahun, dalam kompetisi debat di LKS (Lomba Kompetisi Siswa) selalu menggunakan format debat ini. Sebenarnya sih, terdapat beberapa jenis format debat, seperti american style, british, dan lain-lain. Tetapi selama berkeliaran di dunia perdebatan sekolah, format debat inilah yang peling sering aku gunakan ;) .  Sistem atau format debat ini sendiri diadopsi dari format debat yang ada di Parlemen Australia.

read more »

October 11th, 2010

Debate Skill Untuk Pemula

by via

Bergelut di dunia perdebatan membuat aku memiliki keberanian lebih dalam hal public speaking. Sudah 2 tahun lebih semenjak aku memasuki dunia SMA aku dikenalkan dengan “English Debating Championship” di berbagai ajang lomba. Bagiku debat adalah suatu hal yang menyenangkan dan penuh tantangan. Karena itu, ditulisan ini akan aku share beberapa pengalamanku dan rahasia-rahasia suksesku dalam berdebat-debat ria ;) .

read more »

September 11th, 2010

Hiduplah Anakku, Ibu Mendampingimu

by via

Aku benar-benar menangis. Setelah terpana dengan buku Aku Terlahir 500Gr dan Buta karya Miyuki Inoue, hari ini aku membaca buku karangan ibunya yang menceritakan perjuangan hidupnya dalam membesarkan dan mendidik Miyuki. Aku Terlahir 500Gr dan Buta adalah buku yang menjawab semua kisah yang Miyuki ceritakan dalam bukunya terdahulu. Jika di buku Miyuki kita menyaksikan lika liku kehidupannya  yang penuh perjuangan untuk bisa tetap hidup, maka di buku ini kita menyaksikan bagaimana kasih sayang tulus mengalir dari seorang ibu, baik dalam bentuk pelukan, ciuman, maupun omelan. Kedua buku itu memperlihatkan kolaborasi indah antara kasih sayang seorang ibu dan anaknya.Perjalanan Rangkasbitung- Jakarta benar-benar tak terasa dengan membaca halaman demi halaman buku ini. Tak terasa, aku sering kali menangis, tertawa, dan merenung ketika membacanya. Tanpa kusadari, ternyata banyak yang memperhatikan ;) mungkin mereka aneh karena aku menangis, tertawa, lalu senyum-senyum sendiri. Jangan-jangan mereka menyangka aku gila, amnesia, atau insomnia ;) . Ah, tapi aku tak peduli, yang penting buku ini harus selesai kubaca, harus ada sesuatu yang aku dapat, dan akan aku tulis disini.

read more »

September 11th, 2010

Aku Terlahir 500Gr dan Buta

by via

Miyuki Inoue. Seorang gadis jepang yang tidak beruntung. Ia buta, cacat, dan tidak mempunyai keluarga yang lengkap. Ia bersama ibunya Michiyo Inoue, berjuang mengarungi hidup yang begitu sulit dan penuh cobaan. Hingga akhirnya mereka dapat memetik hasil dari kerja kerasnya selama ini.

Ketika membaca buku ini, kadang aku berfikir, apakah benar ini kisah nyata? Apakah benar ada ibu yang setegar ini? Apakah mungkin ada anak cacat sesemangat ini? Tapi ini benar-benar kisah nyata, sebuah kehidupan di negeri Jepang, Provinsi Fukuoka. Aku benar-benar terhanyut ketika membacanya. Kadang aku tertawa, kaget, bahkan menagis ketika halaman demi halaman selesai aku baca. Bahasa buku ini begitu ringan, mirip sebuah buku harian. Rasanya seperti membaca curhat (curahan hati) dari seseorang. Kita dipaksa untuk mendengarkan, dan merasakan apa yang dialami oleh penulis saat itu.

read more »

August 11th, 2010

Jangan Mau Terkena Spiral of Silent

by via

Ketika kamu memiliki pendapat yang bertentangan dengan pendapat orang banyak, apa yang akan kamu lakukan? Tetap berani mengemukakan pendapat, atau malah menyembunyikannya? Sebagai manusia, kita memang memiliki hak untuk mengemukakan pendapat. Tapi dalam teori spiral of silent, kita akan tahu bahwa ternyata suara mayoritas akan membungkam suara minoritas, hingga tak mampu berkata-kata.

read more »

July 11th, 2010

Komunikasi Bukan Sekedar Kata-kata

by via

Semua orang pasti pernah berkomunikasi. Mengobrol, menelpon, bersenda gurau, merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk komunikasi antar manusia. Tapi tahukah kita bahwa ternyata masih banyak sekali bentuk komunikasi yang tidak disadari manusia? Jangan kira komunikasi hanya sekedar ngobrol sana sini dan ngomong basa basi. Ternyata, aktifitas-aktifitas fisik yang kita lakukan dapat memberi makna dan menyampaikan pesan-pesan tertentu. Gak percaya? Ikuti terus tulisan ini ;)

read more »

June 11th, 2010

Persepsi = Inti Komunikasi

by via

Bagi kamu yang pernah atau sedang mempelajari ilmu komunikasi, pasti pernah mendengar kalimat “Perception is the core of communication” atau persepsi adalah inti komunikasi. Selama ini kita mungkin menganggap bahwa persepsi adalah sebuah pendapat atau cara pandang. Hal itu memang benar, namun ternyata definisinya tidaklah sesimple itu. Aku harus membaca puluhan halaman dalam dua buku untuk dapat memahami makna dan manfaat persepsi dalam komunikasi. Ada apa dengan persepsi? Sepenting apakah itu sampai disebut sebagai inti komunikasi? Ikuti terus tulisan ini ;)

read more »