Author Archive

January 14th, 2011

Media Massa: Buku

by via

Bisa dibilang, buku adalah jenis media yang paling stabil. Proses penerbitannya yang rumit dan lama membuat buku menjadi media yang paling dapat dipercaya, sehingga menjadi referensi bagi banyak orang. Buku juga memiliki hubungan erat dengan bidang keilmuan. Dengan demikian, budaya buku tidak akan habis karena sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang.
read more »

January 14th, 2011

Media Massa: Majalah

by via

Sebagai salah satu media cetak, majalah memiliki perannya sendiri sebagai media massa. Dibeberapa sisi majalah memang memiliki karakteristik yang agak sama dengan koran. Namun begitu, majalah tetap memiliki ciri khas yang membedakan ia dengan media massa lainnya. Sejak ditemukan pada tahun 1741, majalah telah melakukan berbagai perkembangan baik dari sisi teknologi maupun dari sisi konten. Hal inilah yang kemudian membuat media ini tetap bertahan ditengah perkembangan teknologi dan industri media saat ini.
read more »

January 14th, 2011

Media Massa: Televisi

by via

Hingga saat ini televisi masih menjadi “juara bertahan” sebagai media massa yang paling banyak digunakan, khususnya di Indonesia. Pemakaian televisi sudah menjadi budaya dan menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Tak heran, meskipun saat ini program-program televisi sudah tidak menarik lagi, eksistensi media ini tetap bertahan. Sebagai salah satu “sesepuh” media massa, televisi masih tetap tetap eksis dan tidak kehilangan penonton setianya.
read more »

January 14th, 2011

Media Massa: Radio

by via

Seiring dengan perkembangan teknologi dan media massa, radio masih menunjukkan eksistensinya. Meskipun keberadaannya sudah mulai tergeser oleh media lain seperti televisi dan internet, hingga saat ini industri radio masih terus tumbuh dan masih memiliki pendengar setia. Hal ini tentunya cukup membanggakan, mengingat usia radio yang sudah sangat tua sejak ditemukan pada tahun 1899.

read more »

January 5th, 2011

Sistem Komunikasi Intrapersonal

by via

Kebanyakan orang beranggapan bahwa proses komunikasi hanya bisa terjadi antarpersona atau lebih dari satu orang. Padahal kenyataannya, ternyata kita sebagai manusia tidak hanya melakukan komunikasi interpersonal namun juga komunikasi intrapersonal. Djalaludin Rakhmat dalam bukunya Psikologi Komunikasi menjelaskan bahwa sistem komunikasi intrapersonal meliputi sensasi, persepsi, memori, dan berpikir. Beliau juga menjelaskan bagaimana sistem-sistem tersebut bekerja dan mempengaruhi seseorang. Berikut ini hasil review saya tentang Sistem Komunikasi Intrapersonal karya Djalaludin Rakhmat.

Download: Lutviah-Sistem Komunikasi Intrapersonal

January 2nd, 2011

Psikologi dan Komunikasi

by via

Psikologi dan komunikasi sebenarnya merupakan dua kajian ilmu yang berbeda. Psikologi mempelajari tentang karakteristik dan kejiwaan manusia, sedangkan komunikasi mempelajari proses penyampaian informasi antar manusia. Baik mahasiswa psikologi maupun komunikasi pasti mendapatkan mata kuliah psikologi komunikasi, terutama pada semester-semester awal. Ada hubungan apa diantara psikologi dan komunikasi? Mengapa kedua ilmu tersebut selalu dikaitkan? Ikuti terus tulisan ini ;) read more »

January 1st, 2011

Media Baru sebagai Teknologi Budaya

by via

Pemikiran dualistik yang sering kali muncul dalam menanggapi keberadaan media adalah anggapan bahwa media adalah hal yang baik atau buruk. Kebanyakan orang hanya membingkai persepsi media dalam dua sisi, tanpa memberi kemungkinan lain.

read more »

December 18th, 2010

Asyiknya Youth Camp bareng ARI

by via

Tanggal 13-17 Desember 2010 kemarin, aku bersama 18 teman lain berkesempatan untuk mengikuti Youth Camp yang diselenggarakan oleh ARI (Aliansi Remaja Independen). Acara ini diadakan dalam rangka memperingati International Youth Day tanggal 12 Agustus yang bertempat di Hotel and Cottage Sawangan Depok.

Bagi yang belum tahu, ARI adalah organisasi yang mengkoordinasi pergerakan dan inisiatif remaja di tingkat nasional untuk memperjuangkan hak seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja. ARI juga telah mempunyai 30 focal point yang tersebar di 10 wilayah Indonesia loh, diantaranya Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Sulawesi Utara, dan Papua. Motto ARI adalah, dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja.

Acara youth camp ini merupakan acara kedua dari rangkaian kegiatan International Youth Day. Sebelumnya, ARI telah mengadakan e-course yang diikuti oleh 60 peserta dari berbagai universitas pada tanggal 10-23 Agustus 2010. Peserta e-course sendiri merupakan hasil seleksi dari 200 orang yang mendaftar. Dalam e-course tersebut, kami membahas berbagai macam isu tentang remaja, seperti feminisme, love and lust, gender, perjanjian global, dan lain-lain. E-coursenya seru lho, disana kami bisa saling berdiskusi dan sharing informasi.

Dari 60 peserta yang mengikuti e-course, tepilihlah 12 orang peserta yang berhak mengikuti rangkaian acara IYD selanjutnya. Peserta youth camp bukan hanya peserta dari e-course saja, ada juga 7 peserta lain yang mewakili lembaga-lembaga. Meski acaranya hanya lima hari, youth camp ini memberikan banyak pengalaman baru yang  fun dan unpredictable.


Bagaimana tidak, disana aku bisa bertemu dan bersosialisasi dengan teman-teman yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Ada teman-teman dari LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender), IPNU (Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama), JOTHI (Jaringan Orang Terinfeksi HIV/AIDS), dan teman-teman lain dari berbagai kota dan universitas.

Selama lima hari tersebut, kami dibekali dengan berbagai materi tentang understanding youth diversity, youth involvement, youth adult partnership, advocacy, dan writing skills. Penyampai materinya juga asik, ada Kak Rachel, Kak Love, Kak Fita, dan lain-lain. Tak hanya itu, kami juga diajak field visit ke berbagai lembaga seperti UNFPA, KPAN, BKKBN, PMI, CMM, dan BPMPKB. It was so fun! Berbaur bersama orang-orang yang sangat berbeda, sharing ilmu dan pengalaman, juga membuat action plan untuk program-program remaja.

Dari kegiatan Youth Camp tersebut, kami menghasilkan 3 action plan yang secepatnya akan direalisasikan. Pertama, pembangunan komunitas dengan media online untuk menjaring remaja-remaja lainnya. Kedua, penggalangan dana yang akan digunakan untuk membantu teman-teman remaja lain yang kekurangan. Ketiga, acara eksibisi cinta untuk remaja, yaitu campaign unity in diversity yang insya allah akan diadakan pada bulan Februari mendatang. Mohon doa dan dukungannya ya, semoga kegiatannya dapat segera terealisasi. Salam remaja!

December 11th, 2010

Bismillah, Ini tentang Cinta

by via

Ini adalah novel paling tebal yang pernah aku baca. Jumlah halamannya sekitar 455 halaman. Namun begitu, novel ini sama sekali tidak membuat para pembacanya jenuh untuk membaca halaman demi halaman cerita dalam novel ini. Bahkan membuat aku penasaran dan sulit berhenti, kecuali jika ada hal yang penting.Novel ini bercerita tentang seorang murid SMA bernama Haydar beserta 2 orang gadis yang kemudian menjadi takdirnya, Salma dan Lexa. Sebuah cinta segitiga yang dialami anak-anak remaja namun berakhir dengan indah.

read more »

December 11th, 2010

Entrok, Sebuah Permulaan

by via

Apa yang saya rasakan ketika membaca novel karya Okky Madasari ini adalah perasaan ingin meledak. Bagaimana tidak, hati saya teriris ketika menyaksikan kekejaman pemerintah mengebiri kehidupan rakyat, hati saya muak melihat para penjilat yang tega memfitnah seseorang yang tidak bersalah, hati saya menangis menyaksikan betapa tidak harmonisnya kehidupan keluarga. Sungguh, novel Entrok berhasil mengaduk-ngaduk perasaan saya.
read more »