Jangan Mau Terkena Teori Spiral of Silent!
Ketika kamu memiliki pendapat yang bertentangan dengan pendapat orang banyak, apa yang akan kamu lakukan? Tetap berani mengemukakan pendapat, atau malah menyembunyikannya? Sebagai manusia, kita memang memiliki hak untuk mengemukakan pendapat. Tapi dalam teori spiral of silent, kita akan tahu bahwa ternyata suara mayoritas akan membungkam suara minoritas, hingga tak mampu berkata-kata
.
Teori spiral of silent atau teori keheningan dikemukakan oleh Noelle Newmann. Teori ini mengatakan bahwa setiap orang memiliki pendapat masing-masing tentang suatu isu. Tapi ternyata, setiap orang memiliki rasa takut mengemukakan pendapat mereka lho. Karena itu mereka mencari dukungan dari lingkungan dan media massa, agar mereka bisa lebih bebas mengekspresikan pendapat mereka, tanpa takut akan terisolasi.
Dalam teori ini, Noelle Newmann membagi pandangan menjadi dua bagian, yaitu pandangan mayoritas dan minoritas. Pandangan mayoritas percaya bahwa kelompok yang berada dalam pandangan tersebut memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam mengemukakan pendapat mereka. Sedangkan pandangan minoritas kebalikannya, mereka biasanya lebih berhati-hati dan diam dalam mengemukakan pendapatnya. Dan tahu ga sih, ternyata media massa lah yang menyuarakan suara mayoritas untuk membungkam suara minoritas. Nah lho, makin tersingkir deh
Teori spiral of silent tidak akan terpisahkan dari yang namanya opini publik. Sebenarnya apa sih opini publik itu? Noelle Newmann mengatakan bahwa opini publik adalah sikap atau perilaku yang diekspresikan seseorang di depan publik untuk menghindari isolasi. Misalnya nih ya, menurutku Mandra itu orangnya cakeeep banget, tapi berhubung satu indonesia bilang dia jelek, akhirnya aku ngikut deh. Daripada dibilang berselera rendah.. ups.. ini misalnya loh ya
Noelle Newmann menjelaskan tiga asumsi tentang teori ini, yuk kita bahas satu satu
- Suara mayoritas memegang kekuasaan terhadap suara minoritas. Seperti contoh tadi, karena takut terisolasi maka orang-orang yang ada dalam suara minoritas akan lebih memilih untuk diam.
- Orang selalu menilai iklim dari opini publik. Artinya, setiap orang selalu melihat keadaan berdasarkan apa yang orang lain lakukan dan apa yang orang lain pikirkan. Misalnya ketika semua orang berpendapat bahwa menjadi ibu rumah tangga itu kewajiban, maka sadar ataupun tidak kita akan mengikutinya.
- Perilaku publik dipengaruhi evaluasi opini publik. Saat pendapat kita mendapatkan dukungan, maka kita cenderung akan lebih berani mengekspresikannya. Begitu juga sebaliknya, saat pendapat kita tidak mendapat dukungan, maka kita akan cenderung diam. Koq kita jadi kelihatan cemen banget ya
Teori spiral of silent memang mencerminkan sikap kebanyakan orang dalam mengemukakan pendapatnya. Tapi tentu saja itu bukan sikap yang baik kan, karena manusia jadi terlihat pengecut dan hanya terbawa arus media. Setiap manusia itu unik lho, karena itu jangan heran jika memiliki pendapat yang berbeda, dan jangan takut menyuarakan pendapat kita
Diam itu emas,…tapi bicara pada tempatnya itu berlian!
Ya ya ya… betul betull betulll…
Apa ada teori kebalikan dari itu ya? Bahwa kaum minoritas bisa membalik kaum mayoritas? Misalkan yg terjadi pada revolusi2 dunia, misal bolsevik, industri, atau revolusi yg terjadi di arab pas Islam datang.
memilih tak terhanyut, diperlukan keberanian dan keteguhan untuk menerjang arus
Hmm…
mirip demokrasi…
suara yg mayoritas, suara yg menang….